>

Kamis, 17 April 2014

MANAJEMEN MEMORY DINAMIS



Manajemen memori adalah pusat kegiatan pada sebuah komputeer, karena setiap proses yang dieksekusi harus berada di dalam emmori terlebih dahulu. Sistem operasi bertugas untuk mengatur penggunan memori untk banyak proses. Sehingga memori harus digunakan dengan baik,agar dapat memuat banyak proses dalam suatu waktu. Sebelum masuk ke momori, suatu proses harus menunggu. Ini disebut Input Queue (long term scheduler).
Tujuan manajemen memori: meningkatkan utilitas CPU, data dan instruksi dapat di akses cepat oleh CPU, agar penggunaan kapasitas memori (yang terbatas) dapat efisien.

Manajemen memori partisi dinamis digunakan untuk proses multiprogramming. Untuk mengurangi fragmentasi dalam memory maka dilakukan partisi dinamis, dimana setiap program yang akan dimasukkan ke mamory akan dibuatkan partisi yang sesuai dengannya. Begitu juga apabila ada program yang tidak berguna akan diluarkan dari memory dn memory yang ditinggal akan digabungkan dengan memory kosong lainnya. Begitu seterusya sehingga tidak ada bagian memory yang kosong yang tidak dapat digunakan. Proses penggabungan memory yang tidak terpakai karena programnya sudah selesai bekerja, sehingga mendapatkan memory bebas lebih besar dinamakan pemadatan memory (memory compaction).
Dalam manajemen memory dinamis:
• Jumlah dan ukuran partisi tidak tetap (variabel)
• Ukuran partisi sama dengan ukuran proses yang akan menempatinya untuk pertama kali atau sesudah pemadatan (compaction) tidak terjadi fragmentasiinternal
• Dapat terjadi fragmentasi eksternal
Fragmentasi eksternal: sisa ruang memori yang terjadi jika ukuran proses lebih kecil daripada ruang memori yang disediakan
(dibebaskan)
Solusi: dilakukan compaction sehingga sisa-sisa ruang memori terkumpul menjadi satu sisa ruang memori menjadi besar

Algoritma Pengalokasian Memory pada Partisi Dinamis

Algoritma Best-fit:
– Memilih blok memori yang paling sedikit menyisakan ruang memori
– Biasanya performansi secara keseluruhan adalah yang paling jelek:
• Proses pencarian lebih lama dan membebani prosesor.
• Sisa memori berukuran kecil-kecil lebih cepat terbentuk -> Compaction harus lebih sering dilakukan daripada algoritma yang lain.

Algoritma First-fit:
– Pencarian blok memori kosong dimulai dari awal.
– Blok memori yang dipilih adalah blok memori yang pertama kali ditemukan dan ukurannya sesuai.
– Merupakan algoritma yang paling baik:
• Paling cepat
• Paling sederhana
– Pencarian akan melewati sejumlah proses yang terletak pada bagian ujung awal memori sebelum menemukan blok memori yang bebas.

Algoritma Next-Fit:
–Pencarian blok memori kosong dimulai dari lokasi placement terakhir
– Lebih jelek dibanding First-fit, karena:
• Blok memori yang ditemukan sering berada pada ujung akhir memori yang merupakan blok memori berukuran paling besar.
– Blok memori yang besar akan lebih cepat terpartisi menjadi blok memori yang lebih kecil.
– Compaction untuk memperoleh blok memori berukuran besar pada ujung akhir memori harus lebih sering dilakukan daripada First-fit.

Kelebihan dan Kekurangan Partisi Dinamis:

Kelebihan:
+ Tidak terjadi fragmentasi internal
+ Penggunaan memori lebih efisien
+ Jumlah proses aktif lebih fleksibel (tidak tetap)

Kekurangan:
– Implementasinya lebih susah
– Dapat terjadi fragmentasi eksternal
– Terjadi overhead penggunaan prosesor:
• Untuk compaction
• Untuk menjalankan algoritma




Referensi:

·         Stallings, William. 2009. Operating System: Internal and Design Principles. 6th edition.
·         yudiantosujana.files.wordpress.com/2010/03/so8
·         smknperkapalan.net/ebook/view.php?file.../Manajemen+Memori


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tulis Komentar Disini :