>

Rabu, 23 April 2014

Nekat cuy



Selamat malam sobat,, apa kabar semuanya. Saya berharap sobat semua dalam keadaan baik dan sehat raga dan sehat bathin. Perjalanan kami dimulai pada 25 Januari 2014, kami mencoba mengarungi ramainya jalanan dengan motor yang serba pas-pasan. 
Pada perjalanan tersebut kami mencoba untuk mengarungi menembus kemacetan jalanan kota Semarang, dengan tertatih kami berusaha tembus pagar betisan kemacetan disebabkan ramainya truk kontainer hilir mudik antar pabrik.
Alhamdulilah dengan modal nekad dengan dana minim kami dapat menembus batas wilayah antara kota Yogyakarta dan Kota Semarang Jawa Tengah. Pada perjalanan yang masih bisa dikatakan kurang dari kata puas, kami bisa memasuki beberapa objek wisata :
[1] Lawang Sewu 
Lawang Sewu merupakan sebuah bangunan kuno peninggalan jaman Belanda yang dibangun pada 1904. Semula gedung ini untuk kantor pusat perusahaan kereta api (trem) penjajah Belanda atau Nederlandsch Indishe Spoorweg Naatschappij (NIS). Gedung tiga lantai bergaya art deco (1850-1940) ini karya arsitek Belanda ternama, Prof Jacob F Klinkhamer dan BJ Queendag.
Saat pertama kali kami menginjakkan pintu masuk lawang sewu, hati kami deg-deg serr karena mendengar pembicaraan pada masyarakat bahwa lawang sewu sangat angker menyimpan hawa mistis luar biasa. Namun saat kami memasuki mulai dari pintu masuk hingga menapaki tiap lantai hingga diteruskan memasuki ruang bawah tanah, ternyata tidak terjadi sesuatu hal pada kami, tidak menemukan penampakan seperti yang dibicarakan masyarakat luas. Mungkin karena saat kami masuk ruangan tersebut dalam keadaan terang benderang hehe.
[2] Bukit Bintang
Jutaan lampu yang terlihat dari Bukit ini tampak seperti jutaan bintang, inilah yang membuat Bukit ini tampak sangat romantis di waktu malam. Selain itu kenyamanan juga menjadi magnet Bukit bintang, lokasi yang terbuka membuat kesan santai pada pengunjung.
Bukit bintang memang menjadi tempat favorit pasangan muda, suasana romantis menjadi pendukung kebersamaan. Akan tetapi, selain itu tidak sedikit pula segerombolan anak muda yang berkumpul hanya sekedar ngobrol bersama sahabat-sahabat mereka. Bahkan tak jarang satu dua keluarga kecil berkumpul menikmati suasana.
Dijogja ada Bukit Bintang yang terletak di jalan Wonosari kecamatan Patuk, disemarang juga ada loch hehe.. Bukit bintang di kota Semarang menurutku lebih indah daripada bukit bintang yang ada di Yogyakarta.
[3] Museum Ambarawa
Museum Kereta Api Ambarawa menjadi saksi bahwa pada masa lalu kereta api pernah berjaya. Selain menyimpan koleksi tentang sejarah perkeretapian di Indonesia, di sini juga terdapat lokomotif kereta api tua yang masih bertenaga.
Namun sayang, saat kami kesini museumnya sedang proses renovasi jadi kami tidak bisa melihat isi dalamnya. Masih penasaran euy kita nya hehe
[5] Bukit Cinta Rawa Pening 
Bukit Cinta adalah sebuah bukit kecil yang terletak di pinggir danau rawapening. Sarana transportasi menuju ke tempat ini sangatlah mudah, hanya 5 Km dari Kota Ambarawa arah ke Salatiga melalui Banyubiru. Dari Salatiga jaraknya sekitar 10 Km. 
Karena gagal dan kecewa karena tidak bisa masuk dan mencicipi museum kereta api Ambarawa, kami pun memutuskan untuk sekedar berfoto ria di Bukit Cinta Rawa Pening.

[6] Tiduran Menggembel
Karena kurangnya informasi tentang penginapan akhirnya kami memutuskan tidur di salah satu mushala SPBU di daerah Semarang. Sebelumnya kami mencoba mencari penginapan namun karena budget jauh dari uang saku yang kami bawa maka kami memutuskan untuk tidur di salah satu masjid, karena takut di usir saat subuh menjelang kami memutuskan pindah tidur di mushala SPBU.
[7] Simpang Lima Kota Semarang
Siapa yang tidak mengenal simpang lima kota Semarang, sebuah taman nan indah (menurut saya) sebagai ajang pemuda bersantai ria menikmati indahnya lampu perkotaan dengan bintang2 berkilauan. Namun sayang, kami tidak berlama-lama disini, kami hanya mampir makan doang broo. makanan ala kami adalah nasi rames yang murah meriah hehehe  
Referensi :
  • http://seputarsemarang.com/lawang-sewu-pemuda-1272/
  •  http://arfika.wordpress.com/2012/09/28/landscape-romantis-bukit-bintang/
  •  http://semarang.yogyes.com/id/see-and-do/museum-and-monument/museum-kereta-api-ambarawa/
  •  http://id.wikipedia.org/wiki/Bukit_Cinta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tulis Komentar Disini :